Perkuat Sinergi Akademi dan Industri, KFTD Sambut Kunjungan Studi Ekskursi Laboratorium QMIPA Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

JAKARTA (29/06/2026) – PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) menerima kunjungan industri Studi Ekskursi dari delegasi akademis Laboratorium Quantitative Modeling and Industrial Policy Analysis (QMIPA) Departemen Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kegiatan yang berlangsung di Gudang Pusat KFTD, Jakarta ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan dunia pendidikan serta menjembatani teori akademis dengan realita industri logistik kesehatan nasional.

Kunjungan strategis ini dihadiri oleh 19 mahasiswa dan 2 dosen pendamping dari ITS. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh jajaran Manajemen KFTD. Fokus utama dari studi ekskursi ini adalah untuk melihat secara langsung bagaimana implementasi proses bisnis, manajemen rantai pasok (supply chain), sistem pemodelan, hingga kepatuhan regulasi distribusi farmasi berskala nasional diterapkan di lapangan.


Dalam sesi penyambutan, Manajemen KFTD menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme para mahasiswa Teknik Industri ITS. Sebagai salah satu pilar utama distribusi farmasi dan alat kesehatan di Indonesia, KFTD senantiasa membuka pintu kolaborasi bagi institusi pendidikan tinggi. Melalui kegiatan ini, Perseroan berharap dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kompleksitas dan akurasi pengelolaan logistik farmasi, mulai dari pemanfaatan teknologi digital di area gudang (warehouse management system) hingga pengawasan mutu yang ketat berdasarkan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).


Selama kunjungan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut, para mahasiswa diajak untuk berdiskusi interaktif mengenai bagaimana pemodelan kuantitatif dan analisis kebijakan industri dapat diimplementasikan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional distribusi, menekan biaya logistik, hingga melakukan mitigasi risiko rantai pasok produk-produk sensitif seperti Cold Chain Products.


Melalui penerimaan kunjungan kegiatan studi ekskursi ini, KFTD berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi pada kemandirian dan ketahanan kesehatan di Indonesia melalui tata kelola logistik yang modern, compliant, dan berkelanjutan khususnya dalam distribusi produk kesehatan. (Corcom KFTD)