Benarkah Mencukur Bulu Kaki Membuat Bulu Kaki Semakin Lebat?
KFTD - Tak sedikit orang merasa risih dengan bulu yang tumbuh di area tubuh tertentu. Oleh karena itu, untuk menghilangkan bulu, banyak orang menggunakan alat cukur. Mencukur bulu di wajah, kaki, ketiak, di sekitar area genital, maupun bagian tubuh lain pun menjadi rutinitas yang sering dilakukan.
Namun, terdapat mitos yang menyebut bahwa cukur bulu justru bisa bikin rambut pendek ini tambah lebat. Apakah mencukur bulu di kaki dan area tubuh lain dapat membuat bulu kaki yang tumbuh selanjutnya akan semakin lebat?
Yuk, simak info selengkapnya di bawah ini!
Benarkah mencukur bulu kaki membuat bulu semakin lebat?
Faktanya, sering mencukur tidak membuat bulu tumbuh lebih tebal atau lebat. Tapi, mengapa rambut baru yang tumbuh terasa lebih lebat? Ini disebabkan karena ujung rambut yang baru dicukur cenderung lebih tajam dibanding rambut yang tumbuh alami. Jadi ketika Anda mengusap permukaan kulit yang baru dicukur, teksturnya seolah tampak lebih lebat dan terasa kasar.
Pertumbuhan bulu bermula dari folikel rambut yang terletak di bawah kulit. Rambut akan membentuk akar, melewati folikel dan kelenjar minyak. Setelah rambut keluar di permukaan kulit, sel-sel rambut tidak lagi hidup. Ketika Anda mencukur bulu, maka yang terpotong adalah bulu yang sudah mati pada permukaan kulit.
Proses cukur bulu tidak menghilangkan rambut di bawah kulit seperti metode menghilangkan rambut lainnya. Jadi, tidak mungkin mencukur bulu dapat mempengaruhi warna rambut, ketebalan, dan kecepatan pertumbuhan rambut.
Bagaimana cara mencukur bulu kaki yang tepat?
Jika Anda menginginkan bulu tidak tumbuh lagi, terdapat sejumlah metode yang bisa dipilih. Menurut American Academy of Dermatology, metode menghilangkan bulu bisa menggunakan elektrolisis dan laser. Elektrolisis adalah salah satu metode hair removal yang tengah populer. Metode ini menggunakan alat seperti jarum yang mengalirkan arus listrik ke folikel rambut. Tujuannya, supaya folikel rambut rusak sehingga bulu tidak dapat tumbuh kembali.
Sedangkan laser adalah metode penghilang rambut dengan cara memancarkan cahaya yang nantinya diserap oleh pigmen atau zat warna rambut. Cahaya yang semakin banyak terserap akan merusak folikel rambut sehingga bulu tidak tumbuh kembali.
Kedua cara di atas tentu memiliki efek samping masing-masing. Efek samping yang ditimbulkan pun berbeda-beda pada setiap orang. Oleh karena itu, jika Anda memilih cara elektrolisis atau laser untuk menghilangkan bulu, pastikan Anda melakukannya dengan dokter yang berpengalaman.
