5 Film yang Bikin Etos Kerja Meningkat
KFTD – Weekend menjadi momen para pekerja untuk mengistirahatkan diri sejenak dari penatnya pekerjaan. Salah satu aktivitas refresh otak selagi beristirahat adalah menonton film.
Agar kegiatan menonton film tetap bermanfaat, jangan lupa untuk memilih film yang mengandung banyak pesan positif. Berikut 5 film yang membuat otak segar sekaligus meningkatkan etos kerja.
1. The Intern (2015)
Menceritakan seorang duda berusia 70 tahun yang baru saja pensiun dan tidak terbiasa menganggur. Peran pria yang dimainkan oleh aktor Robert De Niro itu kemudian melamar magang di sebuah perusahaan online shop.
Awalnya, duda tampan itu diragukan oleh bos-nya. Namun keraguan tersebut terpatahkan, karena nyatanya pria tua tersebut selalu bekerja dengan tekun dan selalu datang pagi.
Anda dapat mengambil pesan dari film ini, bahwa umur tidak bisa menjadi tolok ukur turunnya produktivitas. Pria tua saja bisa semangat, kenapa yang muda tidak?
2. Second Act (2018)
Second Act menceritakan tentang seorang pelayan toko bernama Maya yang menghadapi masalah hidup berat. Ia telah bekerja selama 15 tahun namun tidak terpilih menjadi manajer
Maya juga tidak pernah mendapatkan perlakuan istimewa layaknya pegawai lama. Karena itu, Maya pun mulai berkeinginan bisa mendapat pekerjaan lain yang lebih mengutamakan pengalaman daripada gelar akademik.
Akhirnya, Maya bisa masuk sebuah perusahaan ternama dengan CV palsu. Nah, cerita Maya di tempat kerjanya yang baru sangat seru untuk ditonton lho.
3. Get a Job (2016)
Menceritakan kisah seorang pemuda bernama Will yang baru saja lulus kuliah dan sangat optimis bisa kerja di perusahaan ternama. Namun ternyata tidak semudah itu, ia kesulitan mencari pekerjaan. Bersamaan dengan itu, ayah Will pun tengah kehilangan pekerjaan.
Harapan baru pun muncul ketika Will mendapat pekerjaan baru. Namun perusahaan itu punya ritme ketat dan sangat teliti. Will kesulitan untuk beradaptasi dengan situasi perusahaannya.
Petualangan Will ini menjadi menarik karena relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dimana ketika seseorang lulus, maka merasa sudah waktunya menemukan pekerjaan. Meskipun pada akhirnya banyak orang yang menemukan pekerjaan tidak sesuai minatnya.
4. The Devil Wears Prada (2006)
Film ini sempat trending di Netflix pada tahun 2020. Film garapan sutradara David Frankel ini bercerita tentang Andrea “Andy” Sachs (Anne Hathaway), seorang fresh graduate dari Northwestern yang ingin bekerja sebagai jurnalis.
Namun, nasib malah membawanya bekerja di sebuah majalah fesyen sebagai asisten junior. Padahal selama ini Andy selalu menganggap industri fesyen adalah hal yang dangkal. Andy juga sering diejek karena gaya berpakaiannya yang dianggap kuno.
Kisah Andy ini menggambarkan bagaimana seseorang yang bekerja di tempat yang ia tidak sukai, bahkan ia cemooh. Sangat menarik disimak nih!
5. Sweet & Sour (2021)
Sweet and Sour menceritakan kisah seorang pria bernama Jang Hyuk (Jang Ki Yong), yang ingin memiliki pekerjaan sekaligus cinta. Dalam film ini dikisahkan konflik percintaan dan pekerjaan yang terjadi bersamaan.
Tokoh dalam film ini digambarkan harus menjadi seseorang yang profesional. Meskipun kisah cintanya sangat dekat dengannya di kantor.
Bagi Anda yang pernah mengalami cinta lokasi, film ini sangat menggugah emosi. Jangan lupa siapkan cemilan untuk mengalihkan emosi ya!
Habis Nonton, Jangan Lupa Ingat AKHLAK!
Untuk Anda insan KFTD, jangan lupa untuk kembali mengingat AKHLAK usai menonton film. Supaya etos kerja semakin moncer lagi. Apa itu AKHLAK?
AKHLAK adalah corporate culture yang menjadi dasar bekerja dan berperilaku di PT Kimia Farma Trading and Distribution. Kepanjangan AKHLAK adalah, Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
Kompeten: Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan
Loyal: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara
Adaptif: Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan
Kolaboratif: Membangun kerjasama sinergis
Content Writer: Rida Ayu Nabila
Graphic Design: Ayuni Widya K
