images

Olahraga Vs Diet, Mana yang Ampuh Turunkan Berat Badan

KFTD – Menurunkan berat badan dengan diet atau olahraga, masih banyak menjadi pertanyaan. Mana yang lebih efektif menurunkan berat badan? Yuk periksa faktanya.

Tentang Olahraga


Dilansir dari situs Kompas, dikemukakan temuan dalam jurnal PeerJ, bahwa orang yang melakukan aktivitas fisik 30 menit atau lebih selama 3 bulan, justru mengalami kenaikan berat badan yang lebih tinggi daripada yang kurang berolahraga.

Namun, bukan berarti tidak berpengaruh sama sekali terhadap kesehatan. Olahraga yang dilakukan rutin bisa mendongkrak Anda memiliki tubuh yang ideal dan mencegah  berbagai penyakit.

Dengan berolahraga, tubuh akan membakar lemak dan menstimulasi pertumbuhan otot, sehingga tubuh akan memiliki proporsi otot yang lebih banyak. Tak heran jika berat badan akan sulit turun, karena massa lemak tergantikan oleh massa otot.

World Health Organization (WHO) menganjurkan orang dewasa berusia 18-64 tahun setidaknya perlu melakukan aktivitas fisik (aerobik intensitas sedang) selama 150 menit dalam satu minggu. 

Idealnya, aktivitas olahraga 150 menit ini dibagi menjadi lima kali dalam satu minggu, atau 30 menit tiap kali berolahraga.

Bagaimana dengan Diet?


Diet atau membatasi asupan makanan menjadi jalan yang banyak ditempuh pejuang penurun berat badan. Dikutip dari situs Kompas, Ahli gizi Marjorie Nolan Cohn, menemukan bahwa lebih mudah untuk menghindari kalori dari makanan daripada mencoba untuk membakarnya.

Contoh, dibutuhkan waktu berjam-jam olahraga atau gym untuk membakar 1.200 kalori dari makanan tersebut. Diet juga seperti olahraga yang mampu mencegah berbagai penyakit. Seperti diabetes, jantung, radang sendi, hingga kanker. 

Banyak diet yang bisa Anda coba. Mulai dari diet mayo, mediterania, hingga tinggi protein. Kunci keberhasilan diet  adalah konsistensi. 

Jadi jangan harap berat badan Anda turun jika masih suka makan makanan tinggi kalori diam-diam. Sebab hal tersebut justru akan membuat tubuh Anda mengalami kenaikan berat badan drastis.

Kombinasikan Diet dan Olahraga


Daripada galau, lebih baik Anda putuskan untuk mengombinasikan diet dan olahraga atau berimbang. Jika dilakukan keduanya lebih efektif menurunkan berat  badan, kenapa tidak?

Dikutip dari situs Klikdokter, diet yang berdiri sendiri memberikan hasil penurunan berat badan sebesar 8.5 persen dan olahraga sebesar 2,4 persen. Sedangkan kombinasi keduanya dapat menurunkan berat badan hingga 10,8 persen.

Penurunan jumlah lemak tubuh pun lebih besar pada kombinasi diet dan olahraga (12,4 persen). Disusul oleh diet saja (8,9 persen), dan berolahraga saja (3,3 persen).

Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi diet dan olahraga lebih efektif untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan diet atau olahraga saja.