images

Cek Kolesterol Berkala, Sayangi Jantung Yuk!

KFTD – Serangan jantung salah satunya disebabkan oleh kadar kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah. Oleh sebab itu, Anda harus mulai mengontrol kolesterol dengan cek kadar kolesterol secara rutin.

Kapan Seharusnya Cek Kolesterol?

Berdasarkan jurnal The American Heart Association, kadar kolesterol sebaiknya diperiksa setiap 5 tahun setelah seseorang berusia 20 tahun.

Bagi Anda yang memiliki kadar kolesterol melebihi 200 mg/dL, maka cek kolesterol sebaiknya dilakukan setiap 3 bulan. Jika kadar kolesterol sudah normal, maka bisa melakukan pemeriksaan satu kali dalam setahun.

Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Menjalani Tes Kolesterol?


Jika berencana melakukan pemeriksaan lipid lengkap, biasanya dokter akan menyarankan puasa selama 9-12 jam sebelum tes kolesterol. Namun, jika hanya memeriksa HDL dan kolesterol total, Anda tidak perlu berpuasa.

Agar memudahkan proses puasa, sebaiknya Anda melakukan cek kolesterol pada pagi hari. Sehingga Anda bisa berpuasa semalaman dan tidur.

Prosedur Tes Kolesterol

  1. Anda akan diminta mengangkat lengan baju
  2. Lengan atas Anda akan diikat perban elastis atau tali khusus agar aliran darah di lengan dapat terkumpul.
  3. Lokasi pengambilan darah dibersihkan dengan kapas yang mengandung cairan antiseptik.
  4. Anda akan disuntik dengan jarum yang telah dipasangi tabung untuk menampung.
  5. Setelah itu, perban elastis akan dilepas dan lokasi pengambilan darah akan ditutup dengan kasa atau plester steril.

Hasil Pemeriksaan Kolesterol yang Ideal 

Tes kolesterol meliputi 4 pengukuran jenis lemak dalam darah. Yakni HDL (High Density Cholesterol), LDL (Low Density Cholesterol), trigliserida, dan total kolesterol. Begini hasil kolesterol yang ideal:

LDL: kurang dari 130 mg/dL (semakin rendah jumlahnya, semakin baik).
HDL: lebih dari 60 mg/dL (semakin tinggi jumlahnya, semakin baik).
Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL (semakin rendah jumlahnya, semakin baik).
Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL (semakin rendah jumlahnya, semakin baik)

Hasil Pemeriksaan Kolesterol yang Tinggi

Seseorang disebut memiliki kolesterol tinggi apabila hasil pemeriksaan LDL-nya lebih dari 190 mg/dL, atau total kolesterol lebih dari 240 mg/dL.

Meskipun begitu, Anda perlu mengetahui bahwa setiap laboratorium atau fasilitas kesehatan memiliki perbedaan nilai rentang normal hasil pemeriksaan kolesterol.

Bagaimana Jika Hasil Cek Kolesterol Tinggi?

  • Berhenti merokok
  • Rutin berolahraga
  • Turunkan berat badan
  • Menerapkan pola makan seimbang
Content Writer: Rida Ayu Nabila
Graphic Design: Ayuni Widya K